Teori Korosi

1 05 2011

Teori Korosi

1. Teori Energi

Unsur A dan B bereaksi membutuhkan atau mengeluarkan energi sebesar  untuk membentuk usur C dan D.  Besarnya G ini sangat ditentukan oleh jenis material dan lingkungan dimana material tersebut berada. Energi ini sebagian tersimpan dalam metal tersebut terjadi proses korosi maka akan menimbulkan pertukaran energi dengan lingkungannya ( free energy). Berdasarkan teori energi maka korosi akan tercapai jika terdapat perbedaan antara energi dalam dengan energi luar

2. Teori Kimia

Korosi terjadi akibat adanya reaksi oksidasi dan reduksi antara material dengan lingkungannya. Reaksi oksidasi diartikan sebagai reaksi yang menghasilkan elektron atau reaksi pelepasan elektron dan reduksi adalah reaksi antara dua unsur yang menggunakan atau mengikat elektron

oksidasi

reduksi

Salah satu hasil reaksi tersebut akan bereaksi dengan logam lain. Kemudian hasil reaksinya tersebut akan bereaksi lagi dengan logam dan mengakibatkan pengikisan unsur logam

3. Teori Listrik

Bahwa setiap benda  mempunyai muatan listrik statis yang besarnya sangat bervariasi. Apabila diantara dua benda yang berbeda dihubungkan secara elektris maka akan terjadi aliran listrik dan aliran elektron. Hubungan elekris yang dimaksuda adalah kedua benda dicelupkan ke dalam larutan elektrolit dan dihubungkan dengan konduktor

4. Teori Kimia listrik

Salah satu penyebab timbulnya korosi adalah timbulnya reaksi redoks antara unsur dengan kondisi media yang mendukung. Contoh reaksi biang korosi

Logam akan mengalami pelepasan elektron karena media korosif sehingga dihasilkan ion logam

5. Polarisasi dan pasivitas

Polarisasi adalah salah satu bentuk reaksi korosi yang merupakan penyebab timbulnya karat pada kerusakan logam. Secara definitif polarisasi itu adalah proses pengutuban ion hidrogen secara kimia listrik sehingga terbentuk gas hidrogen dengan bantuan pengikatan elektron yang dihasilkan dari proses degradasi logam

Polarisasi ada 2 macam yakni  aktivasi polarisasi dan konsentrasi polarisasi. Aktivasi polarisasi dapat berlangsung dengan kontrol urutan reaksi pembentukan hidrogen yang pada logam dengan larutan yang bersentuhan. Sedangkan konsentrasi polarisasi terjadi akibat adanya konsentrasi hidroksil yang pekat sehingga pengontrolnya adalah konsentrasi dari ion

PASIVITAS adalah proses pengurangan daya reaktivitas suatu elemen korosi atau dapat juga disebut sebagai contoh logam terhadap kondisi lingkungan tertentu


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: