Pencegahan Korosi pemilihan material

19 06 2011

Pencegahan Korosi

1. Material Selection

Metal

Ferro  yaitu

Besi tuang (tahan korosi namun brittle)

Baja karbon (carbon tinggi mudah brittle)

Stainless stell (Cr dan Ni)

Duplex (tahan terhadap HCl)

 

Non ferro

Murni contohnya Al, Zn, I, Ti, Cu

Alloy contohnya brass, bronze

 

Melakukan seleksi material secara garis besar ialah sebagai berikut

  1. Pertimbangan pemilihan berdasarkan atas kesesuian dengan fungsi dan kemampuan menjaga fungsinya
  2. Perlu dilakukan penilai material secara terintegrasi terhadap keseluruhan komponen konstruksi
  3. Pada tingkatan laju korosi yang sangat tinggi dan sangat rendah akan berakibat mudahnya dalam pemilihan material konstruksi
  4. Pada kondisi udara bebas dapat digunakan Stainless stell dan alumunium alloy, pada lingkungan basah lebih baik digunakan material yang murah (mild steel) dengan perlidungan tambahan,  pada lingkungan yang sangat korosif lebih baik menggunakan material dengan ketahanan korosi yang baik terhadap korosi
  5. Ada keseimbangan antara biaya awal dan biaya pemeliharaan
  6. Material non logan sebaiknya digunakan untuk keperluan seperti penyerapan uap rendah, ketahanan terhadap jamur dan mikroba, stabilitas terhadap temperatur, kesesuain terhadap material lain, ketahanan terhadap api dll..
  7. Material yang mudah terbakar sebaiknya dijauhkan dari kondisi yang sangat kritis terhadap panas
  8. Sebaiknya tidak menggunakan material yang brittle (getas) pada daerah korosi, hal ini akan mengakibatkan SCC yang secara tepat akan merambatkan retak

 

Pemilihan Material

Beberapa rujukan yang adalah sebagai berikut

a. Karakteristik fisik (komposisi kimia, struktur kristal, densitas material, karakteristik creep dll)

b. kekuatan dan sifat mekanis (kurve stress strain, ciri-ciri fatigue, kekerasan dll)

c. Batasan perancangan (ukuran dan ketebalan, suhu, komposisi elemen konstruksi, perawatan dll)

d. Karakteristik fabrikasi dan material (penyoderan dan brazing, kemampu bentukan pada suhu kamar dan suhu tinggi, kemampu bentukan dalam kondisi teranealing dan ter tempering, machinability, sistem perlindungan dan lingkungan, kualitas penyelesaian akhir, kemampu lasan )

e. Karakteristik ekonomi (ketersediaan, kuantitas kebutuhan, analisa investasi, kelayakan ekonomis dll)

 

 


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: